CONTOH MAKALAH PERSEBARAN VIRUS CORONA DI INDONESIA TERBARU

Posted on
MAKALAH
KARTOGRAFI TEMATIK
DISUSUN OLEH :
KELAS A (GENAP)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
TAHUN 2020

KATA  PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Esa Penulis dapat menyelesaikan makalah materi tentang “Penyebaran Virus Covid-19”ini. Penulis mengucapkan terimakasih banyak kepada para semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini atas semua bantuan, bimbingan dan kemudahan yang telah diberikan kepada penulis dalam menyelesaikan makalah ini
Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan, namun penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih belum sempurna, sehingga kritik, koreksi, dan saran dari semua pihak untuk menyempurnakan makalah yang selanjutnya senantiasa akan kami terima dengan tangan terbuka.

Indonesia, 25Maret 2020
Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………….
DAFTAR ISI……………………………………………………………………
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LatarBelakang………………………………………………………
1.2 RumusanMasalah…………………………………………………..
1.3 Tujuan……………………………………………………………….

BAN II  PEMBAHASAN
          2.1  Persebaran Virus Covid-19 …………………………………….
a. Gejala Virus covid-19………………………………………..
b. Penyebab Virus Corona……………………………………..
2.2 Persebaran Virus Corona……………………………………….

BAB III PENUTUP
3.1  Kesimpulan…………………………………………………………….
3.2  Saran……………………………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LatarBelakang
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Gejala Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.


1.2 Rumusan Masalah
2. Apa yang dimaksud dengan Virus corona?
3. Bagaimana proses terjadinya Infeksi virus corona atau Covid-19?
1.3 Tujuan
2. Mengetahui pengertian Virus Corona.
3. Mengetahui proses penularan Covid-19.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Persebaran Virus Covid-19
Koronavirus atau coronavirus (istilah populernya: virus korona, virus corona, atau virus Corona) adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia).[4] Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan. Manifestasi klinis yang muncul cukup beragam pada spesies lain: pada ayam, koronavirus menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas, sedangkan pada sapi dan babi menyebabkan diare. Belum ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi koronavirus pada manusia.
Koronavirus merupakan virus beramplop dengan genom RNA utas tunggal plus dan nukleokapsid berbentuk heliks simetris. Jumlah genom koronavirus berkisar antara 27–34 kilo pasangan basa, terbesar di antara virus RNA yang diketahui. Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona yang artinya mahkota, yang mengacu pada tampilan partikel virus (virion): mereka memiliki pinggiran yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari.
a. Gejala Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius)
Batuk
Sesak napas
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.
b. Penyebab Virus Corona
             Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi system pernapasan.Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu.Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome(SARS).
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan kemanusia.Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia kemanusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
a. Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
b. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
c. Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
c. Pengobatan Virus Corona
Sejauh ini, infeksi virus corona tanpa gejala telah ditemukan di banyak negara. Terbaru, sejumlah atlet dunia yang dinyatakan positif Covid-19 mengakui hal itu. Para ahli masih mencoba untuk mencari tahu sejauh mana orang-orang yang terinfeksi dalam kategori ini berkontribusi dalam penyebaran virus. Pada Minggu (22/3/2020), SCMP melaporkan, sepertiga dari pasien positif virus corona di China baru menunjukkan gejala setelah dikonfirmasi positif. Sebelumnya, mereka tidak merasakan gejala sama sekali. Kasus asimptomik atau tanpa gejala ditemukan di antara orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien positif, klaster, dan melalui pelacakan kontak.
Pencegahan Virus Corona
Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk atau bersin.
Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).
Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan social distancing.
  Jumlah kasus corona di Indonesia terus meningkat dan tersebar di beberapa wilayah. Hingga Rabu (18/3/2020) hari ini, Kementerian Kesehatan merilis virus corona COVID-19 telah menyebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau. Sementara itu, jumlah kasus coronavirus COVID-19 di Indonesia hingga Rabu siang ini mencapai 172 orang. Hasil tersebut didapat dari pemeriksaan 1.255 dan 1.083 dinyatakan negatif.Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh 9 orang dan meninggal 5 orang. Masyarakat Indonesia yang hendak mengecek persebaran virus corona COVID-19 bisa dilakukan melalui situs-situs web di bawah ini. Menurut penelusuran Tirto, sejauh ini baru 4 provinsi yang menyediakan peta persebaran virus corona COVID-19,yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, dan Provinsi DIY.

2.2 Persebaran virus korona di Indonesia

Menurut data hingga 24 Maret hari ini, persebaran virus corona COVID-19 di 22 provinsi yaitu sebagai berikut:
1. DKI Jakarta Terkonfirmasi: 353 Sembuh: 23 Meninggal: 29
2. Jawa Barat Terkonfirmasi: 59 Sembuh: 5 Meninggal: 9
3. Banten Terkonfirmasi: 56 Sembuh: 1 Meninggal: 3
4. Jawa Timur Terkonfirmasi: 41 Sembuh: 0 Meninggal: 1
5. Jawa Tengah Terkonfirmasi: 15 Sembuh: 0 Meninggal: 3
6. Kalimantan Timur Terkonfirmasi: 11 Sembuh: 0 Meninggal: 0
7. Bali Terkonfirmasi: 6 Sembuh: 0 Meninggal: 2
8. Kepulauan Riau Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0
9. Daerah Istimewa Yogyakarta Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 1 Meninggal:
10. Sulawesi Tenggara Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0
11. Sumatera Utara Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 1
12. Kalimantan Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
13. Kalimantan Tengah Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
14. Sulawesi Selatan Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 1
15. Papua Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
16. Riau Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
17. Jambi Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
18. Lampung Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
19. Kalimantan Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
20. Sulawesi Utara Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
21. Maluku Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
22. Maluku Utara Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Untuk menghambat laju penyabaran virus ini, Pemerintah Pusat telah meminta masyarakat untuk melakukan pencegahan mandiri dengan meminta social distancing, working from home, dan gerakan #dirumahaja. Pemerintah juga telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD), alat skrining tes, masker, dan obat-obatan untuk menangani wabah ini.


BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan
Dari makalah tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa untuk menghindari virus covid-19 maka kita di haruskan menjaga jarak 1 meter dari orang, dilarang pergi di tempa tramai atau banyak orang.
Selanjutnya kita harus mengikuti prosedur dalam mencegah peresebaran virus ini dengan meng isolasi/karantina diri sendiri dalam rumah selama 14 hari atau 2 minggu, itu adalah proses untuk mengetahui sejauh mana virus ini akan berdampak jika kita terkena atau terinfeksi virus tersebut.
Hingga sekarang ada 22 provinsi di Indonesia yang terserang oleh virus corona dan yang paling banyak adalah daerah DKI Jakarta
3.2  Saran
Saya sebagai penulis dari makalah ini hanya mendapatkan data secara umum, dan tidak tidak ada data yang kongkrit mengenai awal munculnya virus corona di daerah yang terjangkit atau terinfeksi, sehingga saya membuat data per-provinsi dimana mencakup data secara luas dengan data yang diterima dari sumber yang di percaya.


DAFTAR  PUSTAKA

 https://pikobar.jabarprov.go.id/.
 https://corona.jatengprov.go.id.

 https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/19/111210765/link-untuk-pantau-perkembangan-covid-19-di-sejumlah-daerah-di-indonesia?page=all.
https://www.cnbcindonesia.com/news/20200325173730-16-147460/darurat-covid-19-ini-peta-penyebaran-corona-di-indonesia

Leave a Reply